Agen Manulife Indonesia

Double Claim dan Health Benefit

Posted on: Juli 3, 2009

Setelah beberapa bulan (akhirnya) aku menggeluti dunia asuransi, yang mana dunia ini sebenarnya sudah tidak asing lagi secara aku sudah memiliki polis sejak 12 tahun terakhir, aku bertemu dengan banyak sekali orang yang ternyata membeli polis asuransi tanpa tahu bahwa sebenarnya dia tidak membutuhkan rider (manfaat tambahan), sehingga mereka membayar lebih dari apa yang sebenarnya mereka butuhkan.

Beberapa kasus dan pertanyaan yang kutemui adalah sebagai berikut :

– Seorang wanita membeli polis dari perusahaan X yang isinya sebagian kecil dimasukkan ke investasi (40 %) dan 60% dimasukkan ke dalam premi kesehatan. Ketika kutanyakan “apakah kantor bapak mencover asuransi kesehatan bagi karyawannya ?”. YA. “Berapa plafon untuk kamar per harinya ?” 500 RB. “apakah menurut bapak hal itu sudah cukup?” YA, apalagi saya jarang sakit (Alhamdulillah). DENGAN DEMIKIAN bapak sebenarnya gak perlu ambil asuransi kesehatan di perusahaan asuransi manapun, termasuk di tempat saya bekerja.

– Oh ya ??? tapi katanya bisa double claim pak.

KASUS DOUBLE CLAIM

Sebagai agent, saya tidak ingin menyesatkan. Dalam dunia asuransi tidak ada yang namanya double claim. Diasuransi manapun di seluruh dunia. Yang ada adalah KOORDINASI MANFAAT. Maksudnya ?

Bila A mendapat manfaat asuransi kesehatan dari kantornya sebesar RP. 500 rb per hari (untuk kamar kelas 1di RS Swasta terkenal) namun standard A adalah VIP yang minimalnya Rp. 800 rb, maka A dipersilahkan mencari asuransi lain yang nilai per hari untuk kamar sebesar Rp. 300rb. Bila terjadi rawat inap, maka A berhak mendapatkan klaim penuh sebesar Rp. 300rb dari perush asuransi dan Rp. 500 rb dari kantornya. Hal ini tidak terjadi bilamana A menginap di RS dengan kamar Rp. 500rb sehari, kantor A sudah pasti mengganti penuh, kuitansi asli di serahkan, bilamana A mencoba klaim ke perush asuransinya dengan copy kuitansi yang di legalisir maka perush asuransi akan bertanya terlebih dahulu “mengapa tidak diberikan yang asli?” dan akan melakukan investigasi.

– Pak, saya sudah punya asuransi dari perusahaan A, disana bisa diambil sewaktu2, di tempat baak bagaimana ?

Ini agak perlu diluruskan. Ketika kita berniat menabung, kita diberi pilihan, mau menabung di Bank atau menabung di Perus Asuransi. Bila Anda masih berpikir untuk menarik uang sewaktu2, maka pilihlah bank. Namun konsekuensinya, disana tidak ada proteksi dan uang Anda akan menyusut sesuai dengan tingginya inflasi (saat ini 11 persen, membutuhkan waktu sekurang2nya 7,5 tahun untuk melipatgandakan uang yang Anda simpan saat ini) dan uang anda akan habis bilamana terjadi kejadian meninggal di diri anda dan seketika itu juga ahli waris hanya hidup dari tabungan anda yang nilainya pasti akan habis. Ketika Anda berpikir menabung jangka panjang yang memberikan jaminan, menabunglah di asuransi, konsekuensinya, jangan pernah berniat untuk mengambil uang Anda sewaktu-waktu didalam masa pembayaran premi. Karena nilai yang Akan anda terima tentunya tidak akan lebih besar dari total uang yang Anda bayarkan.

Bagaimana bila saya tidak mampu membayar premi ?

Carilah perusahaan yang memiliki fasilitas peminjaman yang bisa diambil dari nilai tunai yang tersedia. Pinjaman tersebut tentunya memiliki bunga, namun pastinya dengan bunga lebih rendah dari bank, dan harus dilunasi sebelum masa pembayaran premi berakhir. Dana pinjaman tersebut dapat digunakan untuk memperluas usaha, untuk membayar hutang, dll, tanpa harus menghentikan polis dan proteksi Anda.

– Pak, di tempat saya beli polis, disana saya hanya membayar selama 10 tahun namun proteksi kesehatannya seumur hidup. Kok di tempat bapak tidak begitu ?

Apakah Anda yakin bahwa proteksi kesehatannya seumur hidup ? apakah anda yakin bila Anda join hari ini dengan usia 30 tahun, membayar hingga usia 40 tahun, di usia 41 tahun anda stop premi lalu bisa klaim untuk Rumah sakit ? jawabannya adalah : coba tanya kembali agent Anda. Karena sependek pengetahuan saya di asuransi dan dari hasil memiliki beberapa polis dari 3 perusahaan asuransi, tidak pernah ada cerita bahwa benefit kesehatan diberikan gratis alias berhenti bayar premi setelah masa kontrak berakhir. Manfaat dasar boleh jadi berhenti premi dan melanjutkan proteksi, namun khusus untuk KESEHATAN, premi nya harus dibayar setiap tahun. Boleh cek perusahaan asuransi Anda. Logikanya : Tidak ada proteksi bila tidak ada premi. Apalagi bila anda orang yang penyakitan yang setiap tahun keluar masuk RS. Premi yang Anda bayarkan sebelumnya mungkin tidak secara transparan membreakdown premi tiap2 manfaat yang Anda ambil, sehingga terlihat bahwa dengan dana (misalnya 350 rb/bulan) anda bisa mendapatkan manfaat ini itu ini itu, padahal tiap2 manfaat itu memiliki premi. Dan tiap2 manfaat memilki syarat dan ketentuan yang berbeda. Dan dengan demikian anda pasti ditagih untuk premi kesehatannya setiap tahun seumur hidup anda.

Di Manulife, Premi kesehatan bisa di ambil bisa juga tidak. Seusai kebutuhan bapak/ibu. Bisa ditambahkan sewaktu2, dikurangi, dan bahkan dihilangkan sewaktu2. Lagi2 sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Jadi bagi teman2 yang memiliki polis, silahkan cek polis anda. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan dan cita2 masa depan Anda ? atau jangan2 Anda membeli yang tidak anda perlukan.

Ini sedikit dari banyak temuan dan pertanyaan yang sangat sering ditanyakan teman2 di milis ini dan milis lainnya kepada saya, terutama setelah sekarang ini saya berkecimpung didalamnya.

Bila ada rekan2 yang mungkin ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai asuransi dan pertanyaan seputar asuransi, silahkan hubungi saya. Aku berharap banyak kita2 yang ada di milis ini agak melek asuransi dan ngeh apa yang ditawarkan agent. Tugas agent adalah memberikan solusi atas kebutuhan finansial Anda, menyelaraskan gap antara kebutuhan dan kemampuan, dan memberikan edukasi dan menjelaskan secara detail tentang isi polis kepada Anda bahwa apa yang anda bayar sesuai dengan manfaat yang anda dapatkan, bukan semata2 menjual polis untuk mendapatkan komisi.

Ingat ! (khusus untuk Manfaat Kesehatan-Hospital benefit) Jangan membeli yang tidak perlu dan jangan membeli manfaat yang sudah anda miliki/dapatkan. Memiliki 1 jauh lebih baik daripada memiliki 2 namun tidak berguna banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: